Iklan Disini

Tips Menjawab 18 Pertanyaan Tersulit Saat Wawancara hohoho

Senin, 23 September 2013


Sudah bukan rahasia lagi kalau interview atau wawancara pekerjaan merupakan hal paling kritikal untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Karena itu, tentu Anda tahu bahwa Anda harus mempersiapkan diri Anda seprima mungkin, baik fisik dan mental. Ketok kali ini akan memberi Anda tips untuk menghadapi delapan belas pertanyaan yang paling umum dan tersulit dalam sebuah wawancara pekerjaan.

1. Beritahukan kami tentang diri Anda?

Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir.
2. Apa yang Anda ketahui tentang kami?

Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget, permasalahan, gaya managemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan. Berikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti “Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini”. Tekankan keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.

3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?

Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan kemampuan Anda menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah, dan

4. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang paling tidak menarik?

Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil dan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.

5. Mengapa kami harus merekrut Anda?

Pertanyaan ini saam seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.

6. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?

Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.

7. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?

Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Anda mengerti posisi 
tersebut sebelum Anda hendak menjawab.

8. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?

Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.

9. Berapa lama Anda akan bersama kami?

Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.

10. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?

Ini pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan Anda. Cara terbaik menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.

11. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?

Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.

12. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?

Beritahu pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik. Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan keuangan.

13. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak berkenan?

Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya mengapa Anda berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.

14. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?

Ini juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin jawablah pertanyaan ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa Anda akan membicarakan hal-hal buruk tentang dia seperti apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.

15. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?

Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Beritahukan pewawancara bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.

16. Berapa gaji yang Anda minta?

Ini pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka kisaran yang Anda yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan sejenis. Jika Anda diberi pertanyaan ini dari awal wawancara, sebaiknya Anda mengelaknya dengan mengatakan Anda ingin tahu seberapa banyak tanggung jawab yang akan Anda pegang di perusahaan tersebut. Tekankan bahwa Anda lebih mementingkan pekerjaannya namun jangan menjual standar Anda.

17. Apa target jangka panjang Anda?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan tersebut dan mengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan jawaban yang singkron dengan milik perusahaan.

18. Seberapa sukses yang Anda rasa telah capai?

Berikan jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban yang berlebih. Jangan membuat pewawancara merasa Anda seorang yang suka membesar-besarkan sesuatu.

Gunung Seulawah Aceh

Sabtu, 21 September 2013




 JANTHO - Data yang pernah dikeluarkan Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, sebanyak 26 desa yang tersebar dalam dua kecamatan dan empat kemukiman di Kabupaten Aceh Besar masuk kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Api Seulawah Agam.
Data desa KRB Seulawah Agam diperoleh Serambi dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) ketika berlangsung simulasi (drill) Gunung Api Seulawah Agam pada 24 Desember 2011. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Muhammad Hatta membenarkan ada 26 desa di sekitar Gunung Seulawah Agam masuk kawasan rawan bencana. “Kami sudah pernah melakukan simulasi bencana gunung api pada akhir tahun lalu. Namun kita berharap dijauhkan dari bencana,” kata Hatta ketika dihubungi Serambi, Sabtu (5/12/2013)  malam.
Menurut Hatta, pihak BPBD Aceh Besar sudah mensosialisasikan warning yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang meningkatnya status Gunung Api Seulawah Agam dari normal menjadi waspada.
“BPBD sudah berkoordinasi dengan camat, kapolsek, danramil dari masing-masing kecamatan (Lembah Seulawah dan Seulimuem, red) untuk menenangkan masyarakat. Masyarakat tak perlu panik karena status Seulawah Agam masih pada tingkatan waspada akibat terjadinya sedikit perubahan yang diakibatkan aktivitas magma. Kita serukan masyarakat tidak panik meski tetap waspada,” kata Hatta.
Berdasarkan data PVMBG, KRB Gunung Api dikategorikan tiga tingkatan, yaitu KRB I, KRB II, dan KRB III.   KRB I adalah kawasan yang sering terlanda awan panas, aliran lava pijar (guguran/lontaran material pijar), gas beracun, merupakan lahan kosong tidak berpenduduk terdiri atas hutan dan kebun penduduk dalam radius dua kilometer.
KRB II untuk Gunung Seulawah Agam adalah bila awan panas dan aliran lava terjadi, diperkirakan akan masuk ke lembah hulu sungai Alue Glang, Alue Bieung, Alue Uteun Pineung, Alue Bubur, Alue Blangbia, Krueng Ateuh, Krueng Keumeuroe, Krueng Taleu, Krueng Leungah, dan Krueng Babah Meugeundrang.
Radius KRB II adalah lima kilometer. Kawasan yang berpotensi terlanda adalah Desa Pulo, Lamteuba Droi di lereng barat laut ke arah selatan diperkirakan sebarannya menuju sebelah utara Desa Teladan. Desa yang berpotensi terkena hujan abu adalah Desa Pulo, Lamteuba Droi, Krueng Lingka di lereng barat laut, dan Desa Sukamakmur di lereng timur, semuanya berpusat pada Kawah Heutz. Sementara untuk pusat erupsi Kawah Simpago tidak terdapat pemukiman penduduk.
Sedangkan untuk KRB III adalah kawasan yang rawan terhadap lahar/banjir Kawah Simpago meliputi Krueng Ateuh, Alue Glang, Alue Bieng, Alue Uteun Pineung, Alue Bubur dan Alue Blangbia. Kawah Heuzt meliputi Krueng Keumeuroe, Kreung Talue, Krueng Lampanah, Kreung Leungah, dan Krueng Babah Meugeundrang. Semua dalam radius 8 kilometer. Desa yang berpotensi dilanda hujan abu pada jarak delapan kilometer dari Kawah Heutz adalah Pulo, Lampanteu, Lambada, Lamteuba Droi, dan Krueng Lingka di lereng barat laut. Saree Aceh, Suka Mulya, Suka Damai, Suka Makmur di lereng timur. Sedangkan yang berpotensi dilanda hujan abu pada jarak delapan kilometer dari Kawah Simpago adalah Desa Teladan, Kampung Madat Lembaro Tunong, Alue Rindang, Iboih Tunong, Iboih, Ayun, dan Bayu di lereng barat daya.
Seperti diberitakan, dalam situs resminya edisi Jumat 4 Januari 2013, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM menjelaskan, penetapan status waspada Gunung Seulawah Agam di Aceh Besar karena terjadinya peningkatan kegempaan vulkanik dalam (VA) dan vulkanik dangkal (VB) terhitung sejak 27 Desember 2012. Berdasarkan pengamatan kegempaan dan visual kawah serta analisis data, maka status kegiatan Gunung Seulawah Agam terhitung 3 Januari 2013 pukul 19.00 WIB dinaikkan statusnya dari normal (level I) menjadi ‘waspada’ (level II).
Kadistamben Aceh, Ir Said Ikhsan MSi didampingi Kabid Geologi Sumberdaya Mineral, Ir Akmal Husin dan Kasie Geologi, T Mukhlis ST MT kepada Serambi, Jumat (4/1) sore usai meninjau Pusat Pemantau Gunung Berapi di Desa Lambaro Tunong membenarkan terjadinya peningkatan aktivitas magma (lahar panas) Gunung Api Seulawah Agam dalam beberapa bulan terakhir.
“Masyarakat di sekitar Gunung Api Seulawah Agam tidak perlu resah dan ketakutan dengan penetapan status waspada oleh Badan Geologi Bandung. Kenaikan aktivitas ledakan lahar panas Gunung Api Seulawah Agam masih berada jauh di dalam dapur magmanya dan belum mencapai cerobong gunung apinya,” kata Said Ikhsan.Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Aceh menyatakan data yang dilansir Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait meningkatnya status Gunung Api Seulawah Agam dari ‘normal’ menjadi ‘waspada’ merupakan data akurat.
Kepala Seksi Geologi Distamben Aceh, Mukhlis ST MT mengatakan alat pencatatan gempa dapat membedakan dengan jelas mana getaran yang disebabkan karena proses pergerakan (getaran) alamiah kawah dan mana getaran yang disebabkan aktivitas manusia (noise), semisal getaran truk yang tertangkap alat pencatat gempa (seismograf) yang ditempatkan di lokasi.
“Saya pastikan itu data akurat. Sangat dapat dibedakan, mana getaran alamiah yang disebabkan pergerakan kawah dengan getaran yang diakibatkan aktivitas manusia seperti getaran truk lewat,” ujar Mukhlis.
Menurutnya, getaran akibat aktivitas manusia (noise) juga dapat dideteksi secara detil di alat perekam (pencatat) gelombang gempa bumi dengan media kertas (sistem analog). Namun, katanya, secara umum pencatatan gempa dilakukan dalam lima kategori. Yaitu Gempa Vulkanik A (Vulkanik Dalam), Gempa Vulkanik B (Vulkanik Dangkal), Tektonik Jauh, Tektonik Lokal. Satu lainnya adalah Noise, yakni getaran yang dihasilkan karena aktivitas manusia seperti kendaran yang melintas di sekitar lokasi alat seismograf.
Muhklis menjelaskan untuk memantau pergerakan kawah Gunung Api Seulawah Agam, petugas menempatkan satu alat seismograf di lokasi. Tapi, katanya, idealnya alat yang dibutuhkan adalah dua unit. Namun hanya tersedia satu unit. Sehingga seismograf tersebut ditempatkan di antara dua kawah Gunung Api Seulawah Agam. Yaitu di titik 1,7 kilometer dari posisi Kawah Simpago dan 5 kilometer dari posisi Kawah Hezt.
Alat seismograf ini ditempatkan di permukaan antara kedua kawah dan secara real time selalu mengirim data ke receiver di Pos Pengamatan Gunung Api Seulawah Agam. Pos Pengamatan Gunung Api Seulawah Agam berlokasi di Desa Lambaro Tunong, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, sekitar satu kilometer dari Ponpes Gontor 10.
“Di Pos Pengamatan sudah ada dua petugas yang selalu berjaga dan menerima data-data yang dikirimkan dari lokasi kawah,” ujarnya.
Kepala Stasiun Geofisika Mata Ie, Aceh Besar, Syahnan mengatakan getaran gempa vulkanik yang disebabkan pergerakan kawah Gunung Api Seulawah Agam tidak dapat terdeteksi di pusat pengamatan gempa di Mata Ie. Hal ini disebabkan karena jarak (radius) Mata Ie dengan lokasi Gunung Api Seulawah Agam terpaut puluhan kilometer. Terlebih, katanya, getaran yang dihasilkan karena pergerakan kawah gunung hanya terjadi di permukaan kawah. Sehingga hanya dapat terdeteksi di sekitar kawasan kawah.
Menurut Syahnan, alat seismograf yang ditempatkan di Mata Ie lebih difokuskan pada rekaman getaran gempa tektonik (gempa di dasar laut), bukan gempa vulkanik (gempat akibat meletus gunung api).
“Kalau kita lebih fokus merekam getaran gempa tektonik. Tapi kalau gunung berapi hanya bisa direkam di kawasan dekat dengan gunung, karena getarannya terjadi di permukaan kawah atau tempat keluarnya magma,” ujar Sahnan.
Syahnan sependapat dengan Kepala Seksi Geologi Distamben Aceh, Mukhlis tentang mana getaran yang disebabkan karena proses pergerakan alamiah kawah dan mana getaran yang disebabkan aktivitas manusia. “Petugas sudah dilatih (dididik) untuk itu,” kata Syahnan.
Di Stasiun Geofisika Mata Ie, menurut Syahnan juga sering terekam getaran akibat aktivitas manusia seperti saat latihan militer (misalnya ledakan dinamit). “Alat tetap membaca (merekam) getaran itu, tetapi petugas mengerti bahwa itu bukan getaran akibat aktivitas alam (gempa tektonik),” ujar Syahnan.
Baik Mukhlis maupun Syahnan dimintai tanggapan mereka karena di kalangan masyarakat sempat berkembang keraguan mengenai warning yang dikeluarkan PVMBG tentang meningkatnya status Seulawah Agam. Sempat berkembang isu yang menyebutkan alat yang digunakan untuk pencatat aktivitas Gunung Berapi Seulawah Agam telah mencatat getaran yang diakibatkan aktivitas manusia seperti lalu lintas truk di jalan. “Kalau benar terjadi getaran (gempa) akibat aktivitas alam, harusnya di Stasiun Geofisika Mata Ie juga terdeteksi. Tetapi di Stasiun Geofisika Mata Ie tidak terekam,” kata seorang warga mengutip sumber di Stasiun Geofisika Mata Ie.(Serambi Indonesia/sar/nas)

10 Tsunami Terparah Sepanjang Sejarah


Tsunami adalah bencana alam yang kerap menjadi ketakutan bagi warga seluruh dunia yang tinggal di daerah pantai. Dalam 50 tahun terakhir kemampuan untuk menyelidiki, memprediksi dan merekam tsunami telah mencapai teknologi canggih baru, tapi kerusakan yang diakibatkan oleh air gelombang maha besar itu tak dapat terbendung.

Bahkan Indonesia menjadi salah satu Negara paling sering dihantam Tsunami terutama daerah pantai di Sumatera. Hal tersebut dikarenakan potensi gempa di bawah laut Sumatera memang sangat rentan yang memicu gelombang besar tsunami. Seperti yang kita tahu gempa bumi di bawah laut adalah faktor utama dan paling mungkin sering terjadi yang memicu terjadinya tsunami.

Berikut 10 peristiwa Tsunami yang melanda dunia dan mengakibatkan kerusakan terparah dan membuat infrastruktur warga yang mengalami bencana lumpuh dan tak terelakkan:

10. Tahun 1964, Gempa dan Tsunami Alaska.
27 Maret 1964 terjadi gempa 9,2 skala Richter - yang paling keras yang pernah tercatat dalam sejarah Amerika Utara. Tsunami yang dihasilkan menghancurkan bagian pantai barat Amerika Utara (serta memukul Hawaii dan Jepang), menyebabkan kematian 121 orang di lokasi terpisah di Alaska dan California.

Gelombang tercatat pada ketinggian hingga 100 meter, dan tsunami 27-kaki melenyapkan desa kecil Alaska Chenega, menewaskan 23 orang. Gempa bumi juga menyebabkan perubahan permanen pada geografi wilayah, dengan bidang tanah di Alaska jatuh hingga 8 meter.

9. Tahun 2009, Gempa dan Tsunami Samoa
Pada tahun 2009, Kepulauan Samoa mengalami gempa bumi berkekuatan 8.1 skala Richter pada 29 September. Tsunami terukur hingga 45 kaki, dan warga belarian menyelamatkan diri ke daerah yang lebih tinggi. Gempa dan tsunami menelan desa dan menyebabkan kerusakan yang luas.

Samoa, Tonga dan Samoa Amerika mencatat ada 189 korban, banyak dari mereka merupakan anak-anak, namun banyak orang masih bisa diselamtkan oleh Pusat Peringatan Tsunami Pasifik, yang memberikan pertolongan untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

8. Tahun 1993, Gempa dan Tsunami Hokkaido
Pada tanggal 12 Juli 1993, 80 mil di lepas pantai Hokkaido, Jepang, sebuah gempa berkekuatan 7,8 mengguncang bumi. Pihak berwenang Jepang merespon dengan cepat, mengeluarkan peringatan tsunami, namun pulau kecil Okushiri berada di luar jangkaun. Hanya beberapa menit setelah gempa, pulau itu dibombardir oleh gelombang raksasa - gelombang mencapai ketinggian 100 meter yang sangat mengejutkan.

Seratus sembilan puluh tujuh (197) 250 korban gempa dan tsunami adalah penduduk Okushiri (Hokkaido dan tenggara Rusia juga terpengaruh) namun nyawa lain dapat diselamatkan karena pengalaman tsunami 1983 yang melanda pulau itu 10 tahun sebelumnya, mendorong evakuasi lebih cepat.

7. Tahun 1979, Gempa dan Tsunami Tumaco
Hanya beberapa detik sebelum jam 8 pagi pada tanggal 12 Desember 1979, gempa dengan kekuatan 7,9 mulai bergemuruh di Kolombia dan Ekuador daerah pantai Pasifik. Bencana tsunami mengakibatkan tersapunya enam desa nelayan dan menghancurkan sebagian kota Tumaco, serta beberapa kota-kota pesisir lainnya di Kolombia. Secara keseluruhan, 259 orang dikonfirmasi tewas, sementara 798 orang terluka dan 95 tidak pernah terdengar lagi kabarnya.

6. Tahun 2006, Gempa dan Tsunami Pangandaran, Jawa Barat, Indonesia
Pada tanggal 17 Juli 2006, di dasar laut di Pulau Jawa, Indonesia diguncang gempa berkekuatan 7,7 skala Richter. Tsunami setinggi 22kaki menerjang pantai Indonesia, termasuk daerah 100 mil dari Jawa yaitu Sumatera yang sudah cukup beruntung sudah tidak terpengaruh kembali tsunami setelah tsunami 2004.

Gelombang menembus lebih dari satu mil ke pedalaman, meratakan bangunan di tempat-tempat seperti wisata pantai Pangandaran. Semua mengatakan, setidaknya 668 orang kehilangan nyawa, 65 dinyatakan hilang, dan lebih dari 9.000 lainnya memerlukan perawatan rumah sakit karena cedera setelah gempa bumi dan tsunami.

5. Tahun 1998, Gempa dan Tsunami Papua New Guinea
Gempa berkekuatan7,0 skala Richter yang melanda pantai utara Papua Nugini pada 17 Juli 1998 sebelumnya tidak diprediksi akan memicu tsunami. Namun, faktanya gempa memicu longsor bawah laut yang besar, yang pada gilirannya menghasilkan gelombang sampai 49 meter dan rata-rata 34 meter tingginya.

Ketika tsunami menghantam pantai, hal ini menyebabkan setidaknya 2.183 kematian dan 500 orang lebih hilang serta membuat sekitar 10.000 penduduk kehialangan rumah tinggal. Banyak desa mengalami kerusakan parah, sementara yang lain, seperti Arop dan Warapu, hancur total.

Ada satu hal positif yang bisa diambil hikmahnya dari bencana itu, adalah bahwa Tsunami memberikan para ilmuwan pemahaman yang berharga tentang ancaman tanah longsor bawah laut dan tsunami yang tak terduga sebelumnya.

4. Tahun 1976, Gempa dan Tsunami Moro, Filipina
Pada dini hari tanggal 16 Agustus 1976, pulau kecil dari Mindanao di Filipina dilanda gempa bumi dengan kekuatan 7,9 skala Richter. Gempa bumi itu menyebabkan tsunami besar yang menghantam lebih dari 433 mil dari tepi pantai, di mana penduduk tidak menyadari bahaya dan tidak sempat untuk melarikan diri ke tempat yang tinggi.

Ribuan korban tersedot ke laut. Secara keseluruhan, 5.000 orang kehilangan nyawa mereka, dengan 2.200 lebih dilaporkan hilang, 9.500 terluka dan lebih dari 90.000 penduduk kehilangan tempat tinggal. Kota dan provinsi di seluruh wilayah Utara Laut Filipina hancur oleh tsunami, gelombang yang mencapai 15 meter tersebut dianggap sebagai salah satu bencana terburuk yang pernah dialami negara tersebut.

3. Tahun 1960, Gempa dan Tsunami Valdivia
Pada tahun 1960, dunia mengalami gempa terkuat. Pada 22 Mei, yang besarnya 9,5 skala Richter Gempa Chili Besar mulai menghantam pantai selatan Chile tengah, menyebabkan letusan gunung berapi dan tsunami yang menghancurkan.

Gelombang hingga 82 meter memukul daerah setempat, sementara tsunami juga melaju di area Pasifik, dengan gelombang pertama menghantam Hilo, Hawaii sekitar 15 jam setelah gempa dimulai, menewaskan 61 orang. Tujuh jam kemudian gelombang menghantam pantai Jepang, menyebabkan kematian dari 142 orang lebih. Sebanyak 6.000 orang diperkirakan telah kehilangan nyawa mereka akibat gempa dan tsunami.

2. Tahun 2011, Gempa dan Tsunami Tohoku
Tsunami berbahaya 2011 lalu di Tohuku yang melanda Jepang bisa memiliki konsekuensi yang luas lebih dari semua yang pernah terjadi. Pada tanggal 11 Maret, gelombang 33 meter dicatat menyusul gempa berkekuatan 9,0 meskipun beberapa ketinggian sangat menakutkan dilaporkan hingga 133 meter, dengan gelombang terhempas hingga 6 kilometer ke daratan serta gelombang 97 kaki menabrak kota pesisir dari Ofunato.

Sekitar 125.000 bangunan rusak bahkan hancur, dan infrastruktur transportasi juga mengalami kerusakan berat. Sejumlah besar orang tewas dan hilang sekitar 25.000, hal yang cukup mengerikan, tsunami gempa juga merusak Pembangkit Tenaga Nuklir Fukushima, menyebabkan krisis dan bencana pada tingkat tertinggi dari Skala Peristiwa Nuklir Internasional. Konsekuensi penuh dari bencana nuklir masih belum jelas, tetapi radiasi telah terdeteksi mencapai 200 mil dari pabrik tersebut.

1. Tahun 2004, Gempa dan Tsunami Samudra Hindia (Indonesia, Srilanka, India dan Thailand)
Dunia tercengang oleh tsunami mematikan yang melanda negara-negara disekitar Samudera Hindia pada Tahun 2004, dengan uang sejumlah US $ 14000000000 kemudian diberikan sebagai bantuan kemanusiaan.

Tsunami ini adalah yang paling mematikan yang pernah terjadi, dengan korban tewas yang mencapai angka mengejutkan lebih dari 230.000, mempengaruhi orang di 14 negara.

Indonesia terkena dampak terburuk, diikuti oleh Sri Lanka, India dan Thailand. Gempa bumi besar d bawah laut berkekuatan hingga 9,3 skala Richter dan gelombang mematikan terpicu hingga ketinggian 98 meter. Tsunami besar membanjiri sebagian besar garis pantai secepat 15 menit kemudian dan selama 7 jam setelah gempa pertama.

Meskipun memiliki waktu beberapa jam untuk mempersiapkan dampak dari gelombang tsunami di beberapa tempat, kurangnya sistem peringatan tsunami di Samudera Hindia menyebabkan banyak daerah pesisir yang padat penduduk terkejut.Hal ini menjadi pembelajaran besar bagi Indonesia dan negara lainnya untuk lebih waspada dan memberikan pembelajaran evakuasi jika terjadi tanda-tanda gempa dan tsunami.

kisah neil armstrong masuk islam setelah mendengar adzan di bulan

Neil Armstrong adalah orang pertama yang mendarat di bulan. Neil pergi ke bulan menggunakan pesawat ruang angkasa USA bernama Apollo, bersama rekannya Buzz Aldrin. Pergi ke bulan merupakan hal yang amat menakjubkan bagi Neil. Saat-saat masa keberhasilannya itu, tak pernah ia lupakan.

Sampai akhrinya 30 Tahun berlalu,

Saat itu neil memutuskan untuk mengambil cuti kepada pihak NASA. Ia menghabiskan liburannya dengan berwisata ke Mesir. Ini kali pertama ia mengunjungi Kairo,atau pertama kalinya ia mengunjungi sebuah negeri Islam dalam rangka berwisata mencari hiburan dan mengembalikankesegaran setelah penat menghadapi rutinitas pekerjaan.

Beralih ke Mesir, akhirnya neil bersama wisatawan lain sampailah ke sebuah hotel yang terletak di tengah kota Kairo. Setelah beres mengurus registrasi, dengan tertatih dia pergi menuju kamarnya untuk beristirahat setelah letih menempuh perjalanan yang cukup jauh dari Amerika menuju Kairo. Dan ketika dia berbaring di ranjang, tiba-tiba terdengarlah kumandang adzan...

Allahuakbarâ?¦.. Allahuakbarâ?¦..

Ketika mendengar seruan itu, ia berpikir bahwa ini bukan pertama kali ia mendengar seruan seperti ini. Neil berpikir keras dimana dia pernah mendengarnya sebelumnya? Neil terus berusaha mengingat, tetapi dia tetap tidakmampu menemukan jawabannya.

Kemudian ia duduk, berdiri dan berjalan menuju kamar kecil, kemudian pergi mengambil makanan fast food sebelum turun untuk makan malam di lantai dasar.

Di ruang makan ketika dia sedang mengunyah sisa makanannya sambil ngobrol bersama dua orang temannya, kembali terdengar kumandang adzan dari salah satu menara mesjid yang banyak tersebar di Kairo, ia pun lantas terdiam, mencoba menyimak & menghayati lantunan kalimat-kalimat adzan yang didengarnya.

Kemudian dia berseru memanggil salah seorang pelayan yang ada disana & bertanya dengan bahasa inggris, â??apakah kamu bisa berbahasa inggris?â??

Si pelayan menjawab, â??bisa sedikit tuan.â??

Neil tersenyum & berkata, â??seruan apa yg barusan tadi terdengar?â??

Pelayan tadi menjawab, â??maaf saya tidak mengerti maksud tuan.â??

Neil berisyarat mengumandangkan adzan dengan terbata terbata, â??Allahu akbarâ?¦ Allahu akbar.â??

Pelayan kemudian berkata, â??itu panggilan untuk sholat, panggilan kepada seluruh kaum muslimin untuk pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat yg dilakukan lima kali sehari.â??

Neil pun mengucapkan terima kasih atas penjelasannya. Kemudian dia melanjutkan makan malamnya dengan duduk diam tanpa berkata apapun. Tiba-tiba ia bangkit dan meninggalkan teman-temannya lalu naik menuju kamarnya sambil berpikir, â??pasti aku mendengarnya di salah satu film yg pernah aku tontonâ??. Sejenak dia berhenti berpikir, â??ataupun mungkin di tempat lain?â??.

â??Ah tidak, bukan di film, aku mendengarnya dgn telingaku sendiri menggema di udara, tetapi dimana?â?? Sampai dia beranjak tidur pernyataan ini masih berputar di kepalanya. Ketika fajar menyingsing, Neil terbangun oleh suara adzan yang kembali berkumandang membelah angkasa :

Allahu akbar���Allahu Akbar���

Dia pun segera bangkit, duduk di tepi ranjang seraya mengerahkan segenap perhatiannya untuk mendengarkan suara itu, bersamaan dengan berakhirnya kumandang adzan, Neil teringat kembali bayangan tiga puluh tahun silam yang masa itu merupakan masa gemilang dalam hidupnya. Ketika itu dia mengendarai pesawat luar angkasa milik USA , Apollo, yg merupakan pesawat pertama dalam sejarah yg mampu mendarat di bulan. Tiba-tiba ia sadar bahwa â??Ya, disanalah aku mendengar seruan ini untuk pertama kalinya dalam hidupku.â?? ungkapnya.

Kemudian dia berseru dalam bahasa inggris tanpa sadar, â??Wahai Tuhan yang Maha Suci, Ya Tuhan, benar aku ingat bahwa disanalah, dipermukaan bulan itu aku dengar seruan itu untuk pertama kalinya dalam hidupku, dan disini, di Kairo, aku mendengarnya di bumi.â??

Kemudian dia membaca sesuatu dan berusaha untuk kembali tidur, tetapi dia tidak bisa, diambilnya sebuah buku dari dalam tasnya dan mulai membacanya untuk merintang waktu hingga pagi menjelang, dia membaca tetapi pikirannya melayang entah kemana dan dia sama sekali tidak mengerti isi buku yang dibacannya.

Dalam hati dia berharap untuk mendengar lagi seruan itu. Hingga pagi dia membaca seperti itu dengan harapan akan kembali mendengar suara adzan, tetapi seruan yang ditunggu tidak kunjung terdengar.

Akirnya dia bangkit dan pergi ke kamar kecil dan mencuci mukanya, dengan cepat ia turun ke ruang makan untuk sarapan. Setelah itu dia pergi bersama sekelompok wisatawan untuk berkeliling, sementara itu seluruh panca ineranya dia pasang untuk menantikan saat dimana dia akan kembali mendengar lantunan seruan yang menggugahnya itu. Dia ingin meyakinkan dirinya sebelum memberitahukan wisatawan yang lain akan hal penting ini.

Kemudian rombongannya memasuki sebuah Museum Firâ??aun dan di saat itu ia kembali mendengar kumandang adzan yang mengalun merdu dengan irama yang indah dari sebuah pengeras suara di museum. Neil meninggalkan rombongannya dan berdiri disamping pengeras suara itu sambil memperhatikan dengan seksama, di pertengahan adzan dia berseru memanggil temannya, â?? hei, kesini, dengarkan seruan iniâ??.

Teman-temannya datang menghampiri dengan heran. Ketika salah seorang kelihatan akan berbicara, Neil memberi isyarat kepadanya agar diam dan mendengarkan seruan itu. Barulah setelah adzan selesai, Neil bertanya kepada mereka, â??apakah kalian mendengarnya?â??

â??yaâ??, jawab mereka.

â??tahukah kalian dimana aku pernah mendengarnya sebelum ini? Aku mendengarnya di permukaan bulan pada tahun 1969.â??

Berserulah teman dekatnya, â??Mr. Armstrong, mari kita kesana untuk bicara sebentar.â?? Kemudian mereka berdua pergi ke salah satu sudut & mulai bercakap-cakap tentang perasaannya yang aneh.

Tak lama kemudian Neil meninggalkan rombongannya dan mencegat taxi untuk pulang ke hotel, diwajahnya terlihat kemarahan dan emosi yg berkecamuk. â??Bagaimana mungkin dia berkata bahwa aku mengada-ada dan aku telah gila?â?? pikirnya.

Neil berdiri di kamarnya selama dua jam sambil berbaring di atas ranjang sambil menunggu-nunggu suara adzan kembali, dan saat itu terdengarlah adzan Ashar.

Allahu Akbarâ?¦ Allahu Akbarâ?¦

Neil bangkit dari posisinya, berdiri lalu membuka jendela dan untuk kesekian kalinya memperhatikan seruan itu, kemudian dia berseru, â??tidak,aku belum gila, aku tidak gila, aku bersumpah demi Tuhan bahwa inilah yang aku dengar di permukaan bulan.â??

Neil turun ke ruang makan agak terlambat agar tidak bertemu dengan temannya.

Sampailah ketika hari liburnya berakhir, Neil beserta wisatawan lain akan pulang ke Amerikaâ?¦.

Neil sengaja menghindari semua teman-teman seperjalannya, hingga mereka kembali ke Amerika.

Di Amerika Neil berusaha mendalami agama Islam, disaat itu ia mulai tertarik dengan Islam. Akhirnya, beberapa bulan kemudian, ia mengumumkan keislamannya, dan mengungkapkannya dalam suatu wawancara bahwa ia menyatakan masuk islam karena dia telah mendengar kumandang adzan dengan telinganya sendiri di permukaan bulan.

Asyhadu an laa ilaaha illallaahâ?¦

Wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullaahâ?¦

Tetapi tak lama kemudian datanglah sepucuk surat dari NASA, berisi keputusan tentang pemecatannya dari pekerjaannya. Pendeknya NASA berlepas diri dan tidak mau membantu astronot yang pertama mendarat di bulan itu, karena dia menyatakan diri masuk Islam, dan menyangkal tentang terdengarnya adzan di permukaan bulan.

Neil Armstrong berseru dalam sebuah majalah mempertanyakan pertanggung jawaban mereka perihal keputusan pemecatannya, â??Memang aku kehilangan pekerjaanku, tetapi aku menemukan Allahâ??.

believe it or not. subhanallah.
 
Support : Creating Website | Editor | Kerja Sama
Copyright © 2011. Bangun Aceh - All Rights Reserved
Template Created by Editor Inspired by Spot
Proudly powered by Blogger